Sunday, July 31, 2016

Memandang Puncak Himalaya Dari Desa Nagarkot




       Desa yang indah ini bernama Nagarkot. Terletak sekitar 32 km utara Kathmandu, Nagarkot berdiri di ujung utara lembah Kathmandu, Nepal. Banyak orang pergi ke Nagarkot untuk mengincar pemandangan spektakuler dari pegunungan Himalaya yang melegenda. Waktu-waktu paling pas untuk datang ke Nagarkot adalah ketika matahari terbit dan terbenam. Di hari dengan cuaca yang cerah, anda bisa menyaksikan jejeran pencakar langit alam yang memagari Nepal. Jika anda beruntung maka bisa menyaksikan puncak dunia, yaitu Gunung Everest.

      Penduduk di nagarkot kebanyakan bekerja sebagai petani dan pengrajin. Para petani di Nagarkot menanam padi dengan sawah yang berundak atau terasering.


      Nagarkot terkenal karena pemandangannya yang sangat indah. Di Nagarkot kita bisa menyaksikan indahnya matahari terbit dan tenggelam dengan jelas. Nagarkot memiliki alam yang sejuk dan indah. Tidak heran banyak burung yang tinggal disini. Gunung-gunung yang cantik dan hijau adalah tempat tinggal yang nyaman bagi para burung.




      Pernahkah terbayang di benak anda untuk bisa berdiri di atas awan ? Hal ini ternyata bisa dilakukan jika berkunjung ke Nagarkot. Pada pagi hari sebelum matahari terbit, anda harus bersiap untuk mengejar matahari terbit di menara pemantau. Pemandangan menakjubkan akan menyapa anda ketika matahari mulai muncul dan memberikan senyum jingganya. Di sana anda juga akan menyaksikan kumpulan awan bergerak di bawah anda, dengan kemilau jingga sang matahari yang membuat pemandangan menjadi lebih dramatis.


       Untuk berkunjung ke Nagarkot sebaiknya di Bulan Oktober sampai januari, pada saat-saat ini cuaca di Nagarkot memungkinkan kita untuk melihat puncak Gunung Himalaya.

Baca juga artikel menarik lainnya : Menelusuri Misteri : Piramida Teotihuacan


Diambil Dari Berbagai Sumber.

Menelusuri Misteri : Piramida Teotihuacan




      Kebanyakan orang pasti mengenal piramida Mesir. Di Amerika juga, para arkeolog telah menemukan banyak bangunan mirip piramida, khususnya di Meksiko. Seperti kembarannya di Mesir, piramida Meksiko juga berusia berabad-abad dan diselimuti misteri.
  

      Bangunan bersejarah itu berada di Kota Teotihuacan, diambil dari bahasa Aztec, yang artinya, “ kota para dewa “. Kota ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 2.000 SM.

      Terletak sekitar 50 kilometer sebelah timur laut Mexico City, Teotihuacan masih merupakan misteri bagi para antropolog dan arkeolog. Kota metropolitan kuno ini ditelantarkan para pembangunnya lebih dari 500 tahun sebelum munculnya kebudayaan Aztek. Nama Teotihuacan, yang berasal dari bahasa Nahuatl, berarti ”Kota Para Dewa” atau ”Tempat Manusia Menjadi Dewa”. Diperkirakan bahwa orang Aztek yang menamakannya demikian sewaktu mereka datang ke situ.




      Cerita rakyat Meksiko menyebut dua piramida, Piramida Bulan dan Piramida Matahari, dibangun untuk menghormati kelahiran dewa bulan dan matahari. Untuk menghormati para dewa, pendeta konon selalu melakukan upacara harian di piramida. Lokasi dan desain piramida dianggap mewakili tiga tingkat kosmos mereka: langit, bumi, dan bawah tanah.

      Dasar piramida adalah persegi, dengan setiap sisi berukuran sekitar 224 meter dan tinggi mencapai 75 meter, menjadikannya piramida terbesar ketiga di dunia. Lima tingkatan ditempatkan di piramida, dan tangga mengarah ke dinding barat. Meskipun Piramida Matahari kemungkinan terbuat dari plester dan dicat merah, warna dan plester itu sekarang hilang dan piramida menjadi batu berwarna. 

      Universitas Minnesota menunjukkan piramida ini dibangun terutama dari puing-puing, dengan batu bata dimasukkan di permukaan dan ditutupi dengan batu. Dari dua piramida di Teotihuacan, Piramida Matahari ukurannya lebih tinggi.

      Piramida Matahari tingginya 63,5 meter. Piramida ini punya ratusan anak tangga. Dulu, piramida ini menjadi tempat suci.

      Tinggi Piramida Bulan 42 meter. Piramida Bulan berada di ujung jalan utama ( La Calza de Los Muertos ) yang menghubungkan kuil Ciudadela dengan piramida. Didepan piramida terdapat area luas berbentuk segiempat yang disebut, Plaza de la Luna.

Baca juga artikel menarik lainnya : Wisata Edukasi Alam : Kebun Pasir Mukti

Diambil Dari berbagai Sumber.

Mengintip Serunya Wisata Edukasi Alam : Kebun Wisata Pasir Mukti


      Melengkapi pembelajaran dikelas, sekolah seringkali memberikan juga pelajaran diluar kelas berupa kunjungan ke tempat wisata alam. Tentunya tempat wisata alam ini harus memiliki nilai edukasi sehingga para siswa dan siswi tetap bisa mendapatkan tambahan ilmu dari kunjungan tersebut.

      Bogor yang masih memiliki banyak daerah hijau seringkali menjadi pilihan utama sekolah karena banyaknya pilihan tempat wisata di bogor  terutama yang bertemakan edukasi alam, salah satunya adalah Kebun Wisata pasir Mukti.


      Dikenal sebagai salah satu tempat Agro Wisata yang lengkap di Bogor, pilihan kegiatan yang bisa dilakukan disini antara lain : memberi makan bebek, memberi makan ikan, belajar memancing, membajak dan menanam padi, bermain di arena kolam lumpur, mandi di sungai, dan masih banyak kegiatan yang bisa dipilih secara optional.




       Agro Wisata adalah suatu bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman, rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian. Yang dimaksud dengan Pertanian Indonesia adalah, mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.




       Kebun Wisata Pasrimukti adalah jendela Pertanian Indonesia karena memiliki lahan sawah (tanaman pangan), kebun bunga anggrek, lahan sayur, dan tanaman obat-obatan (hortikultura), kebun buah-buahan (perkebunan), unggas dan ruminansia mewakili peternakan dan kolam air tawar untuk perikanan.




      Fasilitas tanaman buah juga dilengkapi dengan tempat peragaan cara bercocok tanam. Pengunjung bisa berpraktek bercocok tanam berbagai jenis buah di tempat ini. Hasil prakteknya bisa dibawa sebagai oleh-oleh.

      Selain itu terdapat juga fasilitas kebun anggrek, tanaman hias, pertanian sawah, kolam ikan dan kandang ternak. Sayangnya, tidak semua fasilitas siap dengan petugasnya. Terutama bila Anda berkunjung tidak dalam rombongan besar dan bukan hari libur.

Hampir semua permainan di Kebun Wisata Pasirmukti bernuansa alam. Mulai dari bermain di kolam lumpur, menangkap ikan sampai membajak sawah dengan sapi. Sangat cocok untuk mengenalkan anak pada dunia pertanian. 
Bagi pengunjung yang tidak ingin kotor-kotoran, terdapat juga kolam renang, flying fox dan arena motor ATV.

      Bagi orang tua yang menanti anak-anaknya bermain, disediakan juga fasilitas kolam pemancingan. Ikan hasil tangkapan bisa ditimbang dan dibeli. Kalau Anda yang ingin langsung menikmati hasil tangkapan, tersedia kios-kios yang menjual jasa memasak ikan di sekitar kolam pemancingan.

      Selain tiket masuk, pengelola menerapkan tiket untuk setiap paket permainan. Harga tiket arena permainan bervariasi dari Rp. 10.000-75.000 per orang. Sedangkan harga untuk paket-paket pendidikan agro berkisar Rp. 110.000-350.000 per orang.

Lokasi : Desa Tajur, Pasirmukti, dan Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat.


Baca juga artikel menarik lainnya : Hillary Clinton, Wanita Pertama Kandidat Presiden AS

Diambil Dari Berbagai Sumber.