Tahukah Anda ?
Jika kucing
dijatuhkan dengan posisi tubuh bagaimanapun akan mendarat dengan kaki, dan
ketika terjatuh dari tempat yang tinggi tidak mengalami luka yang berarti.
Melanjutkan thread
tentang melempar koin, Richard Montgomery (Univ California) ternyata meneliti
tentang fenomena kucing ini. Selain karena memiliki keseimbangan yg luar biasa,
tubuh kucing memiliki keunikan, yakni kombinasi tulang punggung yg sangat
fleksibel dan ketiadaan tulang selangka (collarbone). Dengan kombinasi ini kucing cukup menoleh kepala dan memutar kaki
depannya, maka tubuh lain akan mengikutinya dengan sangat cepat. Inilah mengapa
kucing bisa dengan cepat membalikkan tubuhnya.
Lalu saat kucing terjun
dari tempat yang lumayan tinggi, tubuh kucing mengalami TERMINAL VELOCITY.
Bayangkan air hujan yg turun dari tempat yg sangat tinggi. Karna gravitasi,
kecepatan air hujan harusnya semakin bertambah dan harusnya juga bisa
menghancurkan/merusak objek yg ditimpanya. Ini tidak terjadi karna faktor
Terminal Velocity ini.
Karna gravitasi, air hujan memang bertambah
kecepatannya, namun ada faktor hambatan oleh udara yg mengurangi kecepatan air
hujan. Nah saat gaya kecepatan dan gaya hambatan NILAINYA SAMA, itulah namanya
TERMINAL VELOCITY. Inilah yg menyebabkan kucing tetap nyaman meski terjatuh
dari ketinggian karena kecepatan jatuhnya tidak bertambah sehingga bisa
menyiapkan teknik pendaratan sempurna.
Baca juga artikel menarik lainnya : Pernikahan : Menyatukan Dua Perbedaan dalam Satu Tujuan
Diambil dari berbagai sumber
