Sunday, October 27, 2013

Chelsea Vs Manchester City Laga Bernilai Rp 15 Triliun


Laga bertajuk Super Sunday kembali tersaji di Premier League, Minggu (27/10/2013) malam ini.
Dua tim papan atas, Chelsea dan Manchester City, bakal beradu gengsi. Inilah duel panas yang bernilai hingga Rp 15 triliun.
Chelsea dan City merupakan tim kaya raya di Inggris. The Blues didanai Raja Minyak asal Rusia, Roman Abramovich. Adapun The Citizens memiliki dana tak terbatas sejak dibeli pengusaha Timur Tengah, Mansour bin Zayed Al Nahyan.
Dengan dana selicin minyak, kedua tim dalam satu dekade terakhir kerap membelanjakan banyak uang untuk mendatangkan pemain-pemain bintang. Kedua tim juga jadi tim dengan nilai termahal di Premier League saat ini.
Seperti dilansir Transfermarkt, City adalah tim paling mahal dengan nilai total skuat mencapai 415 juta poundsterling atau sekitar Rp 7,5 triliun. Sementara, Chelsea punya value yang tak berbeda jauh, yakni 405 juta pound atau Rp 7,3 triliun. Jadi, total harga dua tim menyentuh angka Rp 15 triliun.
City pun tercatat sebagai klub Premier League terboros pada musim panas ini. Berdasarkan rilis situs Transfermarkt, 'Si Tetangga Berisik' mengeluarkan dana total 92,6 juta pounds di bursa transfer.
Mereka memboyong Fernandinho dari Shakhtar Donetsk (30 juta pounds), Jesus Navas dari Sevilla (15 juta pounds dan bisa meningkat hingga 21,5 juta pounds), Alvaro Negredo dari Sevilla (20,6 juta pounds), dan Stevan Jovetic dari Fiorentina (27 juta pounds).
Di bawah City ada Chelsea dengan pengeluaran mencapai 26 juta pounds untuk memboyong Andre Schurrle (18 juta pounds) dari Bayer Leverkusen, ditambah menggaet Marco van Ginkel dari Vitesse Arnhem senilai 8 juta pounds.
Satu pemain lagi, Marc Shcwarzer, didatangkan dengan bebas transfer. Duel dua tim kaya dengan nilai mahal ini pun dijamin bakal berlangsung panas. (*)

Source : TRIBUNNEWS.COM

10 Bahaya Mie Instan Bila Sering Dikonsumsi


Mie instan telah menjadi makanan favorit yang sering disantap sehari-hari. Selain praktis dan murah, mi instan juga cita rasa dan aroma yang menggugah selera. Maka tak heran, tua-muda suka sekali menyantap makanan cepat saji yang satu ini.

Namun tahukah Anda, apa bahaya terlalu sering makan mi instan?

Inilah 10 Bahaya Mie Instan Bila Sering Dikonsumsi :

1. Penyerapan gizi

Mi instan menghambat kemampuan anak di bawah 5 tahun untuk benar menyerap nutrisi. Setelah mengonsumsi mi instan, banyak anak di bawah usia 5 tahun mengalami kesulitan menyerap nutrisi dari makanan sehat yang mereka konsumsi.

2. Kanker
Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu bahan paling populer yang digunakan dalam bisnis pangan, termasuk untuk kemasan mi instan. WHO bahkan menyebut bahan ini sebagai pemicu kanker.

3. Keguguran
Wanita yang sering makan mi instan selama kehamilan berisiko mengalami keguguran. Hal ini dikarenakan mi instan mempengaruhi perkembangan janin.

4. Metabolisme
Konsumsi mi instan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mi.

5. Propylene glycol
Mi instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan. Tubuh dapat menyerap zat ini dengan mudah dan itu dapat terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini akan menyebabkan kerusakan dan kelainan pada organ tubuh, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

6. Pencernaan
Mi instan dapat mengganggu sistem pencernaan. Konsumsi mi instan juga mengakibatkan kembung, sembelit atau gerakan usus yang tidak teratur.

7. Obesitas
Mi instan adalah penyebab utama obesitas. Hindari terlalu sering makan mi instan karena mengandung banyak lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.

8. MSG
Monosodium glutamat (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi. Sekitar 1-2% dari populasi manusia di dunia alergi terhadap MSG. Ketika seseorang alergi terhadap MSG, ia akan menderita rasa terbakar di dada dan kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

9. Natrium
Mi instan juga mengandung banyak sodium. Terlalu banyak mengonsumsi natrium dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi secara berlebihan.

10. Junk food
Mi instan dianggap sebagai junk food karena mengandung banyak karbohidrat, tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Makanan ini juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans.
Inilah bahaya dari terlalu banyak makan mi instan. Batasi pula konsumsi mi instan pada anak karena akan mempengaruhi pertumbuhan mereka.

WOW, Pria Ini Sanggup makan 24 Jam Nonstop !!!


Paul Mason (50), pria tergemuk (kurang lebih 381 kg) di dunia dari Ipswich, Inggris, mengaku memulai kebiasaan makannya usai diputuskan sang pacar. Peristiwa putus cinta itu terjadi kala usia Paul masih 20 tahun.

“Dahulu aku kurus dan sangat aktif. Hingga pada usia 21 tahun aku bertemu seorang wanita yang sangat kucintai. Saat itu aku merasa hidupku benar-benar lengkap bersama dia,” terangnya seperti dikutip The Sun.

Kisah percintaan manis itu tak berlangsung lama, sebab beberapa tahun kemudian wanita yang diakui Paul lebih tua darinya itu memutuskan hubungan mereka secara tiba-tiba. “Aku sudah curiga sebelumnya, namun ia berkenalan dengan pria lain dan langsung bertunangan dengan pria itu,” jelas pria yang sempat bunuh diri hingga tiga kali ini.

Patah hati dan keadaan keluarga yang tidak kondusif pun membuat Paul mencari pelarian yaitu makan. “Tak lama setelah kejadian ia mencampakkanku, ayahku meninggal dan kesehatan ibu memburuk, pinggulnya mengalami gangguan dan ia hanya bisa duduk di kursi roda. Akulah yang menjaga setiap waktu. Semua itu membuatku tertekan namun tak bisa mengungkapkannya,” tambahnya.

Makan satu-satunya penghiburan baginya. Makanan menurutnya memberikan kenyamanan lebih yang tak bisa ia dapatkan dari keluarga dan kekasih. “Aku mendapatkan kenyamanan dari mengunyah makanan. Saat itu aku seperti bayi yang hanya ingin makan dan makan terus-menerus” terang Paul lagi.

Kebiasaannya ini rupanya berkembang terus menerus hingga usianya bertambah. Bahkan rumah keluarga mereka disita untuk membayar hutang Paul yang digunakan untuk membeli makanan.

“Aku makan 24 jam nonstop. Aku tak pernah tidur, karena aku hanya fokus pada makanan dan bagaimana cara mendapatkannya,” imbuh pria yang bisa menyantap 20.020 kalori setiap hari ini.

Namun semua itu kini telah berubah, Paul yang menjalani operasi bypass lambung tahun lalu telah berhasil menurunkan bobot tubuhnya. Berkat operasi itu lingkar perutnya mengecil dan ia tak lagi harus makan dengan porsi sebanyak dulu. Untuk berjalan ia pun sudah dapat dibantu sebuah kursi roda otomatis, dimana sebelumnya ia hanya menghabiskan waktu di tempat tidur.

Paul juga berharap dapat menemukan kekasih lagi, yang dapat berbagi dengannya. “Aku sedang dekat dengan wanita saat ini. Ia telah banyak membantuku ketika aku berusaha untuk menurunkan berat badan,” terangnya.

Paul berharap kesepian tak akan menghantuinya lagi sebab sudah 20 tahun lebih ia tak menjalin hubungan dengan wanita akibat masalah berat badan

Barcelona Catat Rekor di La Liga


Kemenangan 2-1 atas Real Madrid pada lanjutan La Liga di Camp Nou, Minggu (27/10/2013) membawa Barcelona menyamai rekor rival abadi mereka di La Liga. Barcelona mencatatkan start terbaik di La Liga pada 10 pertandingan perdana.
Kemenangan itu membawa Barcelona mencatatkan 28 angka pada 10 pertandingan. Catatan ini sebelumnya pernah ditorehkan Real Madrid pada musim 1968/69, 1991/92, dan 2012/13.
Tambahan tiga angka membuat Barcelona tetap kokoh di puncak klasemen sementara La Liga dengan raihan 28 angka. Sementara itu, bagi Real Madrid kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat ketiga dengan 22 angka.
Kedua gol Barcelona dicetak oleh Neymar (19’) dan Alexis Sanchez (78’). Gol balasan Real Madrid dicetak oleh Jese Rodriguez pada menit ke-90.

Source : TRIBUNNEWS.COM

Wah, Kebanyakan Tidur Picu Resiko Diabetes?


Diabetes selain penyakit keturunan juga merupakan penyakit yang ditimbulkan dari gaya hidup seseorang. Bahkan saat ini diabetes menyerang mereka yang masih berusia muda. Kabar terbaru ternyata kebanyakan tidur menjadi salah satu penyebab pemicu resiko diabetes.
Dilansir dari LiveScience, dalam penelitian tersebut sebanyak 27 ribu warga China dilibatkan, kemudian mereka dibedakan menjadi empat kelompok penelitian sesuai dengan lama tidur siangnya. Hasilnya lebih dari dua pertiga responden atau 18.500 orang dilaporkan tak pernah absen tidur siang.
Kemudian peneliti mengaitkan beberapa faktor lain seperti merokok, aktivitas dan jatah tidur malam para responden. Dari situ, ditemukan bahwa mereka yang tidur siang lebih dari satu jam berisiko lebih tinggi terkena tidur siang.
“Ini adalah penelitian penting, terutama bagi orang yang terbiasa tidur siang,” ungkap Eliane Lucassen peneliti dari Leiden University Medical Center.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan tidur siang dapat bermanfaat bagi sebagian orang, tetapi jangan kebanyakan juga tidak terlalu baik. Hal itu disebabkan ketika tidur siang tubuh mampu meningkatkan kadar gula dalam darah.
Sementara itu, Diabetes tersebut diartikan sebagai penyakit metabolism dimana kadar gula dalam darah terlalu tinggi jumlahnya. Karena tubuh tak mampu memproduksi insulin yang mampu menetralkan kadar gula darah.
Hasil penelitian yang dilaporkan jurnal Sleep Medicene tersebut, peneliti menduga kalau tidur siang terlalu lama akhirnya membuat seseorang kurang tidur di malam hari. Sehingga produksi hormon terganggu dan memicu diabetes.




Baca juga info menarik lainnya : Benarkah stres dapat menular ke orang lain
  Source : DREAMERSRADIO.COM