Wednesday, October 30, 2013

Biaya Pelatnas Timnas U-19 Mencapai Rp30 Miliar


Timnas U-19 akan menjalani pelatnas yang terbagi dalam tiga tahap untuk menuju Piala Asia U-19 2014 di Myanmar pada Oktober 2014. Yaitu tahap persiapan umum, spesifik dan pra kompetisi. Rencananya, untuk tahap persiapan umum akan mulai digelar di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2013 nanti.

Sekjen PSSI, Joko Driyono, memaparkan untuk menjalani pelatnas tersebut biaya yang harus dikeluarkan PSSI tidak sedikit. "Biaya pelatnas diperkirakan mencapai Rp20 miliar sampai Rp30 miliar," ujar Joko, di kantor PSSI, Jakarta, Rabu (30/10).

Joko menuturkan, timnas U-19 direncanakan untuk menggelar uji coba sekitar 20 atau 30 kali uji coba hingga Piala Asia U-19 nanti.

Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti mempersilakan semua pemangku kepentingan yang berniat mendukung timnas untuk langsung berkomunikasi dengan PSSI. 

"Silakan saja kalau mau mendukung timnas. Apakah itusponsorship atau kerjasama lainnya. Tetapi jangan langsung ke tim. Karena tim ini tugasnya fokus pelatnas. Temui saja Sekjen  PSSI, nanti pasti tersirkulasi ke bidang terkait. Apakah itu ke BTN atau ke direktorat bisnis PSSI," ucap La Nyalla.

Di samping itu, pihaknya juga mendukung dan setuju dengan desain program yang diajukan pelatih timnas U-19, Indra Sjafri ke tim High Performance Unit (HPU) BTN. 

"Saya sudah dapat laporan dari Sekretaris BTN, poin-poin dalam pertemuan dua hari itu. Prinsipnya saya setuju, dan dapat dilakukan. Soal biaya, sedang dihitung oleh tim HPU. Termasuk permintaan Indra untuk membeli beberapa peralatan dan perlengkapan untuk mendukung pelatnas," ujarnya. 

Source : Ridwan Gibran | GOAL.com

Wah, Di Korea Selatan Pemerkosa Akan Dihukum Kebiri


Kasus pemerkosaan yang terjadi di India dan belahan bumi lainnya semakin mengkhawatirkan. Bahkan banyak negara yang menerapkan hukum yang tak adil bagi pelaku pemerkosaan. Tetapi di Korea Selatan, bagi pelaku pemerkosaan akan mendapat hukuman kebiri.
Dilansir dari Korea Times, Pemerintah negara tersebut baru saja mengesahkan hukum yang cukup unik bagi pelaku pemerkosaan. Bahkan sejak 19 Maret 2013 pelaku pemerkosaan akan dihukum kebiri secara kimia.
Pengebirian kimiawi secara luas dilakukan kepada semua pelaku kekerasan seksual untuk meningkatkan perlindungan warga dari kejahatan seksual,” ungkap Lee Chul-hee selaku pejabat dari Kementerian Kehakiman.
Meski demikian, kebiri kimiawi tak serupa dengan kebiri pada umumnya yang memotong bagian tertentu. Tapi kebiri kimiawi lebih memasukan suatu zat kimia sehingga mampu mengurangi gairah seksual dan aktivitas seksual.
Meski demikian, hukuman ini kemungkinan menimbulkan pro dan kontra karena dianggap melanggar hak asasi manusia untuk memiliki keturunan. Namun hukuman ini akan dilakukan jika pelaku kejahatan seksual cenderung akan mengulang perbuatannya.
Untuk melakukan hukuman ini, harus mendapat pemeriksaan dan rekomendasi dari psikiater, sehingga kejaksaan melakukan eksekusi tersebut dua bulan sebelum pelaku bebas dari penjara, dengan masa hukuman maksimal 15 tahun.

Source : DREAMERSRADIO.COM

Wah, Samsung Galaxy S3 Mampu Kalahkan iPhone 5S dan 5C

Nama besar Apple sepertinya saat ini tengah mengalami ujian. Hal itu karena Apple kini mulai tak mampu lagi membendung kekuatan Samsung. Bahkan sebuah studi menemukan kalau Samsung Galaxy S3 berhasil mengalahkan iPhone 5S dan 5C dalam akurasi fitur sentuh pada layar.
Dilansir dari SamMobile, tes akurasi layar sentuh pada Samsung Galaxy S3, iPhone 5S dan iPhone 5C produk terbaru dan menjadi jagoan Apple dilakukan oleh perusahaan uji pengukuran dan teknologi, OptoFidelity.
Dalam studi tersebut dijelaskan layar iPhone tidak memiliki akurasi yang cukup tinggi pada bagian tepi layar, begitu juga dengan Galaxy S3. Tetapi smartphone garapan Samsung tersebut memiliki fitur sentuh yang lebih akurat dan responsive pada layar bagian tengah melebihi produk unggulan Apple.
Hasilnya, dengan kemampuan layar sentuh yang lebih baik pada Galaxy S3 maka pengguna smartphone berbasis Android tersebut kemungkinan kesalahan dalam pengetikan semakin kecil dibandingkan dengan pengguna iPhone 5S dan 5C.
Galaxy SIII hadir dengan mengusung layar 4,8 inci HD Super AMOLED dan ditenagai prosesor Samsung Exynos 4412 1.4 Ghz quad-core dengan RAM 1GB.
Source : DREAMERSRADIO.COM

Waduh! Bumi di Masa Depan Bakal Miskin Hujan?


Belakangan ini, hujan sering mengguyur di beberapa daerah di Indonesia khususnya Jakarta. Akibatnya daerah-daerah tersebut juga mengalami banjir yang cukup parah. Berbanding terbalik dengan fakta tersebut, para ahli iklim dunia menyatakan kalau di masa depan bumi justru akan miskin hujan. Kok bisa?

Fenomena turunnya curah hujan di bumi itu menurut para ahli disebabkan oleh adanya pemanasan global. Hal ini berbanding terbalik dengan pemanasan sebelumnya yang justru meningkatkan curah hujan. Para ilmuwan menjelaskan kalau pemanasan akibat aktivitas manusia memiliki dampak berbeda dengan pemanasan dari radiasi matahari.

Perbedaan tersebut disebabkan karena gas rumah kaca memicu pemanasan pada zona atmosfer berbeda. Gas rumah kaca memperkecil perbedaan temperatur antarlapisan atmosfer. Atmosfer menjadi lebih stabil sehingga curah hujan menurun.

Bin Wang, peneliti dari International Pacific Research Center, University of Hawaii, mengatakan jika curah hujan menurun, maka secara rata-rata akan ada potensi peningkatan kekeringan di bumi kita ini nantinya.

Kita sebagai manusia harusnya sadar akan lingkungan sekitar, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Sebagai usaha pencegahan, kita bisa mulai dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi limbah atau melakukan gerakan penghijauan. Semoga saja dengan melakukan hal-hal tersebut, bumi dapat terselamatkan.

Benarkah Stres Dapat Menular ke Orang Lain ?


Manusia merupakan mahluk sosial yang selalu berhubungan dan berinteraksi dengan yang lainnya. Namun manusia mempunyai mirror neurons yaitu sel otak yang meniru tindakan atau emosi orang lain. Karena itu jika ada orang tertawa maka kamu ikut tertawa, lantas benarkah stres juga menular ke orang lain?
Dilansir dari huffingtonpost, fenomena menularnya tingkah laku orang lain tidak hanya berhenti pada saat menangis, tertawa, atau menguap. Sebuah studi di Swiss mengatakan apabila orang disekitar mengalami stress, tidak alam kemudian maka kamu juga akan merasakan hal yang sama.
Perasaan empati ini yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Perasaan empati merupakan salah satu produk mirror neurons. Sel ini akan membuat kamu seakan ikut merasakan penderitaan orang lain. Emosi ini pun menular, terutama emosi negatif yang berakhir dengan stres.
Stres akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan. Stres merusak sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kolesterol, menyebabkan insomnia, dan memicu serangan jantung.
Tetapi untuk menangkal penularan negatif ini, kamu bisa melakukan dengan mengatur emosi kamu dengan baik, ketika orang disekitar mengalami stres. Jangan memikirkan hal berat yang akhirnya membuat kamu stres.
Sedangkan langkah yang paling baik, kamu dapat menghibur orang yang mengalami stres tersebut. Energi positif yang  ditularkan dapat melawan energi negatif yang mengakibatkan stres.

Baca juga info menarik lainnya : Pentingnya makanan sehat dengan gizi seimbang

Source : DREAMERSRADIO.COM

Kebiasaan Cuci Tangan Ternyata Bikin Hidup Lebih Optimis


Jika kamu memiliki kebiasaan untuk mencuci tangan maka ada kabar gembira. Pasalnya kebiasaan sederhana mencuci tangan ternyata tak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik. Bahkan dapat mempengaruhi kondisi psikologi dengan memberikan rasa optimis.
Dilansir dari Medicaldaily, peneliti dari University of Cologne Jerman membuktikan mencuci bagian tubuh setelah mengalami kegagalan dapat memberi pengaruh positif terhadap kondisi psikologis. Menurut riset orang yang mencuci tangan usai mengalami kegagalan menjadi lebih positif dan sukses dalam melaksanakan tugas berikutnya.
Hasil riset yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological dan Personality Science menjelaskan mencuci tangan diyakini mampu membersihkan kotoran dan membersihkan hal negatif dari kekecewaan yang timbul dan menggantinya dengan rasa optimis.
Untuk meyakini hal tersebut, tim peneliti yang dipimpin Dr Kai Kaspar melakukan riset dengan melibatkan 98 responden yang dibagi dalam tiga kelompok. Pertama, partisipan dibagi dua kelompok harus mengerjakan tugas yang mustahil diselesaikan. Pada bagian ini kelompok tiga tidak ikut berpartisipasi.
Dari bagian ini Kaspar menemukan, kedua kelompok merasa optimis bisa menyelesaikan dengan baik tugas lain di masa mendatang. Namun menurut Kaspar, kelompok yang mencuci tangan memiliki rasa optimis yang lebih tinggi dibanding yang tidak cuci tangan.
Tak hanya itu, kelompok ini juga berpartisipasi pada tugas kedua. Hasilnya sesuai hipotesis. Dalam riset ini partisipan yang tidak mencuci tangan melakukan kinerja yang lumayan lebih baik dibanding yang mencuci tangan. Tetapi kenyataannya, kinerja yang mencuci tangan setara dengan kelompok ketiga atau mereka yang tidak mengalami kegagalan sebelumnya.
Walaupun membersihkan tangan mengurangi rasa negatif setelah kegagalan, menurut Kaspar, hal ini juga mengurangi motivasi untuk mencoba lebih keras. Padahal mencoba lebih keras perlu untuk menyegarkan dan memperbarui sudut pandang diri pada suatu kompetensi.
“Rutinitas kebersihan seperti cuci tangan, walau tampak sederhana, mengirimkan kekuatan untuk memperlakukan orang lebih baik,” kata peneliti.
Baca juga artikel dan info menarik lainnya : Inilah jenis makanan penyebab penuan

Source : DREAMERSRADIO.COM

EXO dan Ryu Hyun Jin akan tampil di 'Running Man'


EXO dan pemain baseball Ryu Hyun Jin akan tampil di episode mendatang program populer SBS, 'Running Man'.

Menurut outlet media, LA Dodgers pitcher Ryu Hyun Jin akan tampil di 'Running Man'. Ia tiba di Bandara Internasional Incheon pada tanggal 29 Oktober dan menuju ke syuting nanti di sore hari.

Ryu Hyun Jin akan bergabung dengan grup idola EXO yang juga telah dijadwalkan untuk film di hari yang sama. Ini akan menjadi penampilan pertama kelompok di berbagai program populer.