Tuesday, June 21, 2016

Menikmati Keindahan Pulau Kecil Di Tengah Laut



Pulau kecil ini bernama Pulau Staffa. Pulau ini berada di tengah laut Skotlandia. Luas Pulau ini sekitar 33 hektar. Konon Bangsa Viking memberi nama Pulau ini, karena mengingatkan mereka akan rumah mereka, yang dibangun dari pohon.


Sekitar tahun 1700 an, Pulau staffa pernah dijadikan tempat tinggal. Sebenarnya pulau Staffa adalah gunung berapi, jadi sangat berbahaya bila dihuni. Itulah sebabnya, akhirnya Pulau ini tidak dihuni lagi.
  


Banyak tokoh terkenal mengunjungi pulau tersebut, setelah ditemukan oleh Sir Joseph
pada abad ke 18. Ia terpesona oleh keindahan bebatuan dan gua lautnya.
Di antara orang-orang terkemuka yang mengunjungi pulau itu adalah Ratu Victoria dan Felix Mendelssohn, yang kemudian membuat tenar pulau tersebut dengan menulis aritkel tentang pulau tersebut pada abad 18 dan 19.





Pulau kecil ini memiliki pemandangan yang sangat indah dan terdapat gua batu yang sangat terkenal. Gua yang terkenal di pulau ini bernama Gua Fingal. Gua Fingal ini terbentuk secara alami. Uniknya di dalamnya bebatuan berbentuk prisma segi enam ( heksagon ). Bebatuan ini terbentuk akibat letusan gunung berapi jutaan tahun lalu. Aliran larva yang mengalir, lama kelamaan mengeras menjadi batu heksagon.





Anda dapat mengunjungi pulau itu dan melihat gua-gua yang indah dengan perahu dari pulau Mull, Fionnphort dan Iona antara bulan Mei dan September.

Baca juga artikel menarik selanjutnya : Mengintip puncak Himalaya Dari Desa Nagarkot

Diambil Dari Berbagai Sumber.

Thursday, June 9, 2016

Cinta Untuk Generasi Yang Hilang..




Miris rasanya bila melihat kenyataan yang terjadi saat ini, semakin bertambah banyak pengguna narkoba pada usia muda, usia yang produktif. Narkoba sudah bukan menjadi barang yang langka dikalangan generasi muda saat ini. Banyak yang terjerat..atau terlanjur terjerat didalamnya, sehingga sangat sulit bagi mereka untuk bisa melepaskan diri..

Sangatlah sulit untuk menyembuhkan efek “ kecanduan “ dari narkoba..apalagi jika zat-zat adiktif tersebut sudah masuk ke sistem  peredaran darah..sehingga tubuh seorang pengguna narkoba akan merasakan kesakitan yang luar biasa bila tidak menggunakan zat adiktif tersebut. Inilah apa yang disebut dengan istilah “ sakaw ”. 

Jangan tanyakan lagi efek yang bisa ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba ini, efeknya sangat-sangat merusak. Bukan hanya terhadap fisik tapi meliputi psiko- sosial bahkan spiritual seseorang.

Saya hanya seorang Ibu yang prihatin dengan fenomena banyaknya pengguna narkoba pada generasi muda. Generasi yang seharusnya menjadi Harapan Bangsa akan menjadi generasi yang hilang bila terjerat oleh narkoba. 

Saya tidak tahu siapa yang harus disalahkan dalam hal ini ? Atau pihak mana yang diuntungkan bila generasi muda di Negeri kita tercinta ini menjadi generasi yang “ seperti buih di lautan “...terombang-ambing tanpa tujuan.. ?

Lalu bagaimana nasib Negeri ini bila generasi mudanya banyak yang terjerat narkoba ? Bukankah mereka adalah harapan bangsa ? Bukankah mereka adalah harapan para orang tua ?
Siapa yang harus bertanggung-jawab dengan semua ini ? Masih bisakah kita sebagai orang tua, Menutup mata dan Tak Peduli ??

Bukankah kita, saya dan anda juga mempunyai anak-anak ??
Bagaimana dengan mereka ? Apakah anda rela jika narkoba merusak buah hati anda ??
Apakah anda tidak tahu, betapa hancurnya hati orang tua yang anaknya terlanjur menjadi pecandu narkoba ?

Harapan yang mereka gantungkan pada sang buah hati, pupuslah sudah..
Berapa banyak lagi generasi muda yang akan menjadi korban ? Masihkan akan bertambah jumlah orang tua yang akan dihancurkan hatinya ?? 

Masihkan akan bertambah jumlah Generasi Yang Hilang ??
Apakah tak ada Cinta untuk mereka ? Apakah sudah tak ada harapan untuk hari esok yang lebih baik bagi mereka ??

Baca juga artikel menarik berikutnya : Menikmati Indahnya Surga Kecil Di Alaska

Menikmati Indahnya Surga Kecil di ALASKA


Apa yang terbayang dalam benak anda ketika mendengar kata ”Alaska”. Yup..negeri yang teramat dingin berselimutkan es tebal, terletak di bagian paling utara bumi. Tak salah karena sekitar setengah dari Alaska tertutup lapisan es dan selama setengah tahun pula suhu rata-rata di bawah 0 derajat celsius. Matahari nyaris bersembunyi selama beberapa hari pada musim dingin. Sebaliknya, pada musim panas, matahari bersinar sekitar 20 jam sehari. Mei hingga September adalah musim panas. Suhu berangsur naik, dari sekitar 13 derajat celsius hingga mencapai puncak 21 derajat celsius pada akhir Juli.

Jika anda tergolong pemburu mal atau penggemar belanja, mungkin anda akan kecewa karena tak akan menemukan mal besar di wilayah itu. Alaska adalah tempat menemukan alam yang berbeda dibanding daerah tropis. Salju, gunung es, dan tundra adalah menu utama Alaska. Sebagian besar wilayah hutan dan gunungnya merupakan daerah cagar alam. Oleh karena itu, turis yang berkunjung ke Alaska akan mendapatkan pemandangan alam, juga akan menemui fauna, seperti beruang, ikan salmon, elang botak, rusa kutub, serta satwa laut, seperti singa laut dan paus.



Alaska adalah negara bagian Amerika Serikat ke-49 yang relatif menyatu dengan dataran besar benua Amerika. Luas daratan Alaska 1,5 juta kilometer persegi ditambah 117.000 km persegi perairan. Dengan wilayah seluas itu, Alaska menjadi negara bagian terbesar di Amerika Serikat. Luas Alaska meliputi seperlima dari seluruh luas wilayah Amerika Serikat. Penduduknya berjumlah 627.000 jiwa, sekitar 69 persen kulit putih, 20 persen Indian, Eskimo, dan Aleut. Sisanya merupakan pendatang dari Asia, Afrika, dan suku lain dari kepulauan Pasifik.

Perjalanan di Alaska akan lebih menarik jika mengkombinasikan wisata darat dan wisata laut (cruise). Paket wisata darat dibuat lima hari, menggunakan bus dan kereta beratap kaca sehingga kita leluasa menikmati pemandangan alam sepanjang perjalanan. Kota yang dilewati dari Fairbanks dan Denali di wilayah tengah menuju Anchorage di Selatan. Perjalanan tambah berkesan saat anda menginap di rumah kayu. Semua tempat menginap dan transportasi akan diatur oleh organisasi kapal pesiar yang anda pilih. Acara wisata darat adalah melihat tambang emas dan menikmati pemandangan alam, termasuk gunung tertinggi di Alaska, Mt McKinley.

Beberapa kota di Alaska hanya bisa dijangkau melalui laut. Di samping pesawat udara, transportasi laut cukup dominan sehingga perjalanan laut juga melengkapi wisata di Alaska. Ada banyak kapal pesiar berlayar dengan rute tetap pergi pulang dari Anchorage ke Vancouver, Kanada, atau Seattle, Negara Bagian Washington, AS. Kapal pesiar ini sanggup mengangkut 2.000 hingga 3.000 penumpang. Waktu berlayar sekitar tujuh hari. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan selama pelayaran, seperti berenang, olahraga, kebugaran, dan menonton kabaret atau film.

Di samping itu, ada pelajaran aerobik, kursus komputer, melukis untuk anak-anak, pameran lukisan, spa, salon, dan berbelanja di sejumlah toko. Restoran pun buka selama 24 jam. Anda boleh makan apa saja dan kapan saja sepuasnya karena sudah termasuk dalam paket biaya pelayaran.


Saat musim dingin, es bertimbun membentuk gletser. Gletser yang diberi nama sesuai penemunya itu punya beragam bentuk. College Fjord, misalnya, meleleh seperti es krim, sementara Hubbard Glacier berujung runcing. Kalau beruntung, anda bisa melihat gunung es tersebut longsor, gugur ke laut menimbulkan gemuruh dan menjadi pemandangan menakjubkan. Bongkahan es ini akan terbawa arus laut sampai beberapa kilometer sebelum mencair seluruhnya.
Di luar panorama rontoknya gletser, kapal akan singgah di kota Skagway, Juneau, dan Ketchikan. Penumpang bisa turun dari kapal untuk mengikuti tur tambahan. Pengalaman menarik adalah melihat paus di habitat asli di laut lepas. Bisa dibayangkan makhluk hitam sebesar metromini melompat keluar dari air. Setelah itu, serombongan burung laut akan menukik mematuki ikan kecil yang menggelepar di sekitar kumpulan paus yang melompat itu. Operator menjamin kita pasti bertemu dengan rombongan paus. Paus bungkuk dan orca (paus pembunuh), yang lebih mirip lumba-lumba, bisa ditemui di daerah ini.

Alaska juga identik dengan ikan salmon, baik alamiah maupun budidaya. Ketchikan, salah satu kota di Alaska, disebut sebagai ibu kota dunia salmon. Ikan salmon bermigrasi melompat dari tempat rendah ke bagian sungai yang lebih tinggi untuk memijah. Di tengah perjalanan, beruang coklat berdiri mencegat dan menangkap ikan salmon. Beruang hitam dan coklat bersaing dengan manusia berburu ikan salmon ketika musim berkembang biak tiba sehingga juga bukan barang aneh bila tiba-tiba bus yang kita tumpangi harus berhenti karena ada beruang menyeberang jalan.

Baca juga artikel menarik berikutnya : Keajaiban Alam : Dinding batu yang Terbelah

Diambil dari berbagai sumber

Wednesday, June 8, 2016

Mengintip Keajaiban Alam : Dinding Batu Yang Terbelah






       Namanya,  The Partnach Gorge ( Partnachklamm ).  Terbentuk dari dinding batu terjal yang terbelah menjadi dua. Letaknya ada di lembah Reintal, Bavaria, Jerman. Tinggi dinding batunya sekitar 702 meter, dengan kedalaman lebih dari 80 meter.

       Apa yang menyebabkan dinding batu itu menjadi terbelah ? Beratus tahun yang lalu, terdapat sebuah lapisan keras di Pegunungan Alpen di sebuah laut yang dangkal. Derasnya arus airlah yang menyebabkan terkikisnya dinding batu, sehinnga membelah dinding batu itu. Air yang jatuh dari puncak bukit batu itu kemudian menjadi sungai yang mengalir di bawahnya.

      Pada tahun 1900 an, Partnachklamm diresmikan sebagai monumen alam dan berkembang menjadi objek wisata di daerah tersebut.

       Untuk menikmati keindahan alam  Partnachklamm, kita bisa menelusuri jembatan bernama Eisernen Brucke atau Iron Brigde. Jalur khusus pejalan kaki itu berada di ketinggian 70 meter. Dari jembatan itu, kita bisa melihat indahnya aliran sungai yang berwarna biru dan putih.

Baca juga artikel menarik lainnya : Melihat Keindahan Gua Lalay

Diambil dari berbagai sumber

Tuesday, June 7, 2016

Keindahan Gua Kelelawar ( Gua Lalay ) Grand Canyon di Jawa Barat







     Kata lalay diambil dari bahasa sunda, artinya kelelawar. Gua ini berada di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten majalengka, Jawa Barat. Disebut gua kelelawar karena banyaknya kelelawar yang bersarang di gua ini. Untuk mencapai gua ini, kita perlu menelusuri jalan setapak sejauh 200 meter dari Desa Sukadana. Jalan setapak itu menembus hutan yang asri. Perjalanan yang pasti sangat menyenangkan, dengan pemandangan kanan dan kiri yang sangat indah. 

     Terdapat banyak batu-batu lempeng di kawasan wisata tersebut, tumpukan batu lempeng itu tersusun sebagai anak tangga. Selain itu juga banyak terdapat tebing-tebing yang menambah indahnya panorama di gua ini. Tebing-tebing yang ada di kawasan gua lalay ini terbelah karena kikisan air sungai selama bertahun-tahun. Tebing-tebing tersebut rata-rata mencapai tinggi sekitar 20 meter. Nama sungai yang mengalir dibawah tebing tersebut adalah Sungai Cilongkrang. 

     Gua Lalay baru ditemukan belum lama ini oleh para penambang. Tapi, Gua Lalay sudah mampu menarik sejumlah wisatawan dari berbagai daerah untuk berkunjung ke tempat yang dikenal sebagai Green Canyon ala Majalengka tersebut.

Baca juga artikel menarik lainnya : Inilah Sebabnya Mengapa Kucing Tidak Mengalami Luka yang Berarti ketika terjatuh dari tempat tinggi

Diambil dari berbagai sumber