Kata lalay diambil dari
bahasa sunda, artinya kelelawar. Gua ini berada di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura,
Kabupaten majalengka, Jawa Barat. Disebut gua kelelawar karena banyaknya kelelawar yang bersarang di gua ini. Untuk mencapai gua ini, kita perlu menelusuri
jalan setapak sejauh 200 meter dari Desa Sukadana. Jalan setapak itu menembus
hutan yang asri. Perjalanan yang pasti sangat menyenangkan, dengan pemandangan
kanan dan kiri yang sangat indah.
Terdapat banyak
batu-batu lempeng di kawasan wisata tersebut, tumpukan batu lempeng itu
tersusun sebagai anak tangga. Selain itu juga banyak terdapat tebing-tebing
yang menambah indahnya panorama di gua ini. Tebing-tebing yang ada di kawasan
gua lalay ini terbelah karena kikisan air sungai selama bertahun-tahun.
Tebing-tebing tersebut rata-rata mencapai tinggi sekitar 20 meter. Nama sungai
yang mengalir dibawah tebing tersebut adalah Sungai Cilongkrang.
Gua Lalay baru ditemukan belum lama ini oleh
para penambang. Tapi, Gua Lalay sudah mampu menarik sejumlah wisatawan dari
berbagai daerah untuk berkunjung ke tempat yang dikenal sebagai Green Canyon
ala Majalengka tersebut.
Baca juga artikel menarik lainnya : Inilah Sebabnya Mengapa Kucing Tidak Mengalami Luka yang Berarti ketika terjatuh dari tempat tinggi
Diambil dari berbagai sumber
Baca juga artikel menarik lainnya : Inilah Sebabnya Mengapa Kucing Tidak Mengalami Luka yang Berarti ketika terjatuh dari tempat tinggi
Diambil dari berbagai sumber


No comments:
Post a Comment